Setelah ngitung kekayaan negara (GDP), sekarang kita bahas penyakitnya: Inflasi. Di sesi ini, kita akan tahu apa itu inflasi, cara mengukurnya pakai Indeks Harga Konsumen (IHK/CPI), dan menganalisis trennya pakai R.
Inflasi itu apa?
Inflasi adalah kondisi di mana harga-harga barang dan jasa secara umum naik terus-menerus.
Bayangkan: Tahun lalu, Rp10.000 bisa buat beli dua bungkus nasi, sekarang cuma dapat satu. Daya beli uangmu terkikis.
Tugas utama Bank Sentral (di Indonesia: Bank Indonesia) adalah mengendalikan laju inflasi—dan mencegah deflasi (harga turun drastis) — agar ekonomi tetap berjalan mulus.
Indeks Harga Konsumen -IHK (CPI)
IHK adalah alat ukur utama inflasi.
Cara kerjanya: IHK mengukur rata-rata perubahan harga sekelompok barang dan jasa yang biasa dibeli konsumen (beras, pulsa, transportasi, dll.) dari waktu ke waktu.
Rumus Sederhana untuk Menghitung Laju Inflasi: \[\text{Laju Inflasi} = \frac{(CPI_{\text{sekarang}} - CPI_{\text{sebelum}}) }{CPI_{\text{sebelum}}} \times 100\]